Cara Kerja Air Conditioner

17 Jan 2014

Air Conditioner atau lebih dikenal dengan nama AC yang merupakan singkatnya adalah sebuah peralatan elektronik rumah tangga dengan fungsi menurunkan suhu ruangan agar terasa sejuk dan nyaman. Bisa dibilang alat ini mengekstrak panas dan mengantinya dengan udara yang sudah didinginkan sehingga suhu ruangan akan turun. Pada zaman modern ini, sudah semakin banyak orang yang menggunakannya terutama untuk negara negara di daerah Tropis. Kita tahu bahwa AC bisa membuat udara panas menjadi dingin namun apakah kita tahu cara kerja air conditioner?

Cara Kerja Sebuah Air Conditioner

Untuk menghasilkan udara dingin, sebuah AC dilengkapi dengan

Kompresor / Compressor

air conditioner

air conditioner

Motor compressor merupakan salah satu bagian AC yang berfungsi mengerakan Freon AC agar dapat menghisap panas. Selain itu mengubah gas yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Kemudian gas bertekanan tinggi yang dihasilkannya dibawa menuju kondesor. Perlu diingat bahwa Freon pada AC seharusnya tidak habis soal Freon hanyalah zat perantara untuk menyimpan panas.

Kondersor

Kondersor merupakan alat yang bertugas untuk mengubah gas yang bertekanan tinggi menjadi cairan yang bertekanan tinggi. Hasilnya kemudian akan dialirkan ke alat berikutnya yaitu Orifice Tube. Selain itu Kondersor juga memiliki tugas memindahkan panas .

Orifice Tube

Orifice Tube merupakan tempat yang dirancang khusus untuk menurunkan tekanan dari carian bertekanan tinggi agar suhu cairan tersebut bertekanan rendah dan dingin. Selain Orifice Tube, AC zaman sekarang sudah ditambahkan katup ekspansi untuk menunjang terbentuknya udara dingin.

Katup Ekspansi

Katup Ekspansi merupakan katup yang dibuat untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orificeI. Pada saat cairan meninggal katup dan memasuki evaporator maka cairan akan berubah wujud menjadi uap. Jadi bisa dibilang Katup Ekspansi juga memiliki peran yang sangat penting.

Evaporator / Pendingin

Refrigen pada Evaporator menyerap panas melalui kumparan pendingin dan kipas pada Evaporator akan meniupkan udara dingin yang sudah terbentuk ke ruangan. Ketika udara dingin sudah dikeluarkan, Refrigent akan mulai berubah kembali menjadi uap dengan tekanan rendah. Namun tidak seratus persen uap karena masih ada campuran cairan.

Uap tekanan rendah dengan campuran cairan ini kemudian akan dibawa ke akumulator yang dikenal sebagai mesin pengering. Bisa dibilang orifice kedua dimana cairan yang tercampur dalam uap akan dibuat menjadi uap bertekanan rendah 100% . Uap kemudian akan dibawa melalui Kompresor untuk diubah tekanannya dan mulai melalui sistem lagi.

Jadi bisa dibilang udara dingin yang kita dapatkan ternyata melalui berbagai proses. Dengan ini bisa dibilang kerja Air Conditioner sudah dirancang sedemikian rupa hingga proses panjang ini terasa singkat.


TAGS air conditioner


-

Author

Follow Me