Tips Aman Naik Taksi Jakarta

7 Jul 2014

Di kota-kota besar, seperti Jakarta, taksi menjadi pilihan moda transportasi masyarakat. Alasannya adalah taksi dianggap lebih nyaman dan aman dibandingkan dengan transportasi lainnya. Meski begitu, nyatanya taksi tetap tidak lepas dari modus kejahatan yang justru dilakukan oleh pengemudinya, seperti yang pernah terjadi pada beberapa taksi Jakarta beberapa waktu lalu.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, kejahatan ketika naik taksi ini bisa dihindari dengan beberapa tips aman naik taksi Jakarta berikut ini:

  • Sebaiknya pesan taksi dari operator perusahaan taksi atau menggunakan aplikasi resmi dari taksi yang bisa diakses dari

    naik taksi jakarta

    naik taksi jakarta

    smartphone, seperti aplikasi Blue Bird Taxi Reservation. Dengan memesan taksi lebih langsyng secara otomatsi kemanan taksi yang supir yang akan menjemput Anda akan lebih terjamin daripada dengan menyetop taksi di pinggir jalan, karena pengawasannya langsung berada di bawah operator. Jangan lupa untuk meminta nomor serta nama supir taksi yang akan menjemput Anda. Ini luntuk memastikan taksi yang datang adalah benar taksi taksi yang Anda pesan.

  • Bila tidak karena satu dan lain hal tidak memungkinkan Anda untuk memesan taksi, maka naiklah di tempat ramai, misalnya taksi yang berjajar di depan pusat perbelanjaan dan hotel. Sebaiknya pilih armada taksi yang sudah dikenal. Amati logo dan nama perusahaan taksi dengan seksama, karena terkadang ada taksi dengan warna yang mirip namun ternyata berbeda armada.
  • Ketika berada di dalam taksi, pastikan terdapat nomor lambung serta nomor pengaduan taksi untuk memastikan kredibiltasnya. Hafalkan nomor lambung dan nomor pengaduan perusahaan taksi tersebut, untuk memudahkan pelacakan atau pengaduan.
  • Pastikan sopir taksi berseragam, dan dilengkapi dengan kartu tanda pengenal di dashboard. Cocokkan foto yang ada dengan muka pengemudi serta hafalkan nama serta nomor pengemudi yang ada di kartu tanda pengenal di dashboard mobil tersebut. Beberapa kasus kejahatan yang pernah terjadi, ada sopir yang menggunakan sopir tembak sebagai pengganti. Sopir pengganti inilah kemudian yang rawan menjadi pelaku kejahatan di taksi.
  • Sebaiknya duduk tepat di belakang supir, jangan menyerong dengan supir. Ini untuk mencegah supir melihat gerak-gerik Anda dari spion kaca depan.
  • Waspada dengan gelagat mencurigakan pengemudi, misalnya saja berhenti di tempat yang gelap dan sepi. Jangan segan-segan untuk segera menelpon ke nomor pengaduan atau ke kantor pusat taksi tersebut bila Anda mengalami hal yang tidak mengenakan selama di perjalanan.

Semoga tips aman naik taksi Jakarta tadi bisa membuat perjalanan Anda di dalam kota bisa lebih aman dan nyaman. (raw)


TAGS naik taksi taksi jakarta


-

Author

Follow Me